Cara mengatasi halusinasi
Salah satu gejala penderita skizofrenia
adalah adanya halusinasi (kebanyakan berupa bisikan bisikan, suara yang
mengejek, memerintah, dll). Sebenarnya, halusinasi juga kadang muncul pada
orang normal. Bedanya, orang dengan halusinasi namun tetap hidup normal
dibandingkan dengan halusinasi pada penderita gangguan jiwa, adalah bahwa
halusinasi tersebut tidak membuat yang bersangkutan gelisah, takut atau harus
mengikuti apa yang dikatakan suara suara tersebut.
Ada beberapa cara mengatasi halusinasi:
1. Dengan
minum obat. Obat dapat mengurangi halusinasi, namun kebanyakan
tidak dapat hilang sama sekali. Selain itu, dalam jangka panjang, obat anti
gangguan jiwa mempunyai efek samping yang merugikan.
2. Dengan
mengalihkan perhatian. Cara menghiilangkan halusinasi
dengan mengalihkan perhatian, antara lain: mendengarkan musik, berjalan
jalan di udara segar, mengerjakan hobi, dan lain lain.
3. Dengan
memfokuskan (focusing), yaitu antara lain
dengan : menyadari bahwa suara suara tersebut tidak harus dituruti, berusaha
mengendalikan suara suara tersebut (misal: menyuruh agar suara muncul 10 menit
dari sekarang, dll).
4. Dengan
metode metakognisi, antara lain dengan: menerima suara
suara tersebut (tapi tidak harus menurutinya), membuat daftar hal hal yang
mendukung dan bertentangan dengan isi suara tersebut (kalau dikatakan goblog,
maka buat daftar keberhasilan keberhasilan yang dulu pernah dicapai, dll).
Di Tirto Jiwo, cara yang selama ini
terbukti efektif dalam mengatasi halusinasi adalah dengan kombinasi dari
beberapa hal berikut:
§ Suasana yang tenang, segar dan tidak terbelenggu atau terkungkung.
§ Interaksi sosial (dengan petugas dan sesama penderita lainnya) yang ramah,
bersahabat, tidak mengancam, serta menimbulkan harapan bahwa semua penderita
dapat sembuh, dll.
§ Dzikir untuk memperkuat keimanan dan melawan pikiran pikiran negative.
§ Doa memintakan kesembuhan dari orang tua, keluarga, sahabat dan para
petugas serta pengurus Tirto Jiwo.
§ Obat sesuai pemberian dokter spesialis jiwa.
Mengelola gejala halusinasi dirumah
Penderita gangguan jiwa sering mempunyai
gejala halusinasi. Halusinasi adalah adanya rangsangan indra yang tidak bisa
dilihat atau dirasakan orang lain. Dengan kata lain, penderita gangguan jiwa
sering mendengar suara (atau melihat sesuatu, merasa seperti ada yang
menyentuhnya, atau merasakan sesuatu dilidah/mulut yang susah dijelaskan) yang
sebenarnya berasal dari dalam dirinya sendiri.
Gejala yang muncul ketika seorang
penderita mengalami halusinasi:
§ berjalan-jalan
§ tidak bisa diam, gelisah atau selalu bergerak
§ lebih banyak menarik diri dari pergaulan
§ banyak tidur
§ sibuk dengan pikirannya sendiri
§ berbicara sendiri atau menggumam sendiri
§ mudah tersinggung
Cara mengatasi gangguan halusinasi
§ Bila penderita sedang dalam keadaan relatif baik, ajak bicara/ diskusi dan
tanyakan hal hal apa yang bisa membuatnya lebih nyaman dan mengurangi dampak
dari halusinasi tersebut. Misalnya: tanyakan kapan atau pada kondisi seperti
apa halusinasi tersebut muncul, kapan halusinasi itu jarang atau tidak muncul,
dll.
§ Berikan rasa nyaman dan perlindungan
§ Kurangi rangsangan yang bisa mencetuskan halusinasi (suara TV atau radio
yang terlalu keras, teriakan-teriakan, gaduh, banyak orang/ tamu, dll.
§ Identifikasi hal hal yang menjadi pemicu stress. Misalnya: banyak orang/
kerumunan orang di toko atau mall, beradu mulut, dimarahi, dll.
§ Ciptakan hal hal atau kegiatan yang bisa mengalihkannya dari halusinasi,
seperti: melakukan kegiatan yang menyenangkan hatinya (bermusik, berkebun,
menggambar, dll), melakukan pekerjaan rumah yang ringan, diajak ngobrol,
mendengarkan radio atau melihat TV, dll.
§ Latihan teknik relaksasi
§ Minum obat sesuai perintah dokter
Hal hal yang tidak usah dilakukan:
§ berdebat dengan suara
§ beradu argumen dengan penderita tentang halusinasi yang dia dengar/lihat
atau rasakan.
Membantu mengatasi halusinasi
Penderita gangguan jiwa kadang mengalami
halusinasi. Halusinasi adalah pengalaman mendengar, merasakan atau melihat
sesuatu yang tidak dirasakan, didengar atau dilihat orang lain. Salah satu
contohnya adalah mendengar suara suara yang mengatakan bahwa hidupnya gagal,
dia bukan siapa siapa, menyuruh melakukan bunuh diri karena dengan demikian dia
akan masuk surga. Halusinasi bisa juga berupa melihat sesuatu yang tidak
dilihat orang lain, seperti melihat harimau di halaman, agen rahasia
negara lain.
Gejala yang terlihat ketika seseorang
mengalami halusinasi, antara lain:
§ jalan jalan atau melangkah terus.
§ tidak bisa diam, gelisah
§ menarik diri dari pergaulan sosial
§ asyik dengan sesuatu
§ gampang tersinggung
§ berbicara atau bergumam sendiri
Bila ada teman atau anggota keluarga
dengan halusinasi, hal hal yang bisa dilakukan untuk membantu adalah dengan:
§ mengidentifikasi hal hal yang menyebabkan stress dan mengurangi penyebab
stress tersebut.
§ mengajak penderita untuk melakukan kegiatan seperti jalan jalan,
mengerjakan pekerjaan rumah yang sederhana, mengajaknya melakukan suatu
permainan/ game, atau menganjurkan yang bersangkutan untuk bicara denga orang
lain.
§ melakukan latihan relaksasi, seperti latihan napas dalam dan berbagai
teknik relaksasi lain.
§ mengajak olah raga ringan (bermain tenis meja, bermain volley, dan lain
lain)
§ memberikan pekerjaan sesuai dengan kemampuannya
§ memberikan rangsangan yang bisa mengalihkan perhatiannya dari halusinasi
(menyediakan walkman/ stereo, nonton tv, nonton fil)
Tujuan utamanya adalah agar penderita
dapat mengalihkan perhatiannya dari halusinasi. Penderita belajar untuk
mengacuhkan halusinasi tersebut dan akhirnya mengendalikannya sehingga tidak
akan muncul lagi.
Jangan mengajak berdebat atau beradu
argumen dengan suara sura tersebut. Tidak akan ada gunanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar